top of page
Group 45.png
campaign-newspaper.png

BLOG

  • Gambar penulisAdmin

Peran SNAP BI untuk Ekosistem Pembayaran Indonesia

SNAP BI Indonesia

Saat ini Open API Pembayaran telah banyak digunakan berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem pembayaran. Pada awal kemunculannya, sistem ini sempat diragukan oleh sebagian masyarakat terkait keamanan data pribadi. Untuk mengenyahkan kekhawatiran tersebut, Bank Indonesia menerbitkan SNAP BI untuk menjamin keamanan data nasabah. Namun, apa itu SNAP Bank Indonesia?



Mengenal SNAP API BI

Sebagian masyarakat mungkin masih asing saat mendengar istilah SNAP API BI. Namun sebenarnya, SNAP API BI telah menjadi bagian dari kegiatan pembayaran yang sering dilakukan oleh banyak orang. SNAP API BI merupakan singkatan dari Standar Nasional Open API Pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia melalui “Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No.23/10/KEP.GBI/2021 tanggal 16 Agustus 2021 tentang Penetapan Standar Open Application Programming Interface (API) Pembayaran".


SNAP API BI digunakan untuk meregulasi Open API Pembayaran yang merupakan API pembayaran terbuka. Open API sendiri merupakan layanan keuangan yang memungkinkan pihak ketiga dapat mengakses layanan perbankan dan data nasabah yang terintegrasi dengan sebuah aplikasi. SNAP API BI hadir untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi nasabah yang mungkin dilakukan.


Selanjutnya, sebagai sebuah peraturan, ada dua hal yang distandarkan oleh SNAP API BI yaitu sebagai berikut:

  1.  Dokumen standar teknis dan keamanan, standar data, dan spesifikasi teknis SNAP menstandarkan antara lain: protokol komunikasi, tipe arsitektur API, struktur dan format dana, metode otentikasi, metode otorisasi, metode enkripsi, Ketentuan tentang pengelolaan akses API, serta format permintaan dan tanggapan data, diatur dalam Pedoman Tata Kelola SNAP. Dokumen ini bertujuan untuk menyamakan standar dalam hal perlindungan konsumen, keamanan data, persyaratan yang harus ditaati oleh Penyedia Layanan dan Pengguna Layanan, serta kontrak.

  2. Dokumen pedoman tata Kelola SNAP menstandarkan pedoman untuk perlindungan konsumen, perlindungan data, persyaratan kehati-hatian bagi Penyedia Layanan dan Pengguna Layanan, serta kontrak.


Tujuan Penerbitan Kebijakan SNAP BI

SNAP BI diterbitkan karena suatu alasan, tujuan utama dari SNAP adalah untuk menyediakan wadah agar para penyedia layanan pembayaran dan berbagai aplikasi dapat terintegrasi dengan baik. Kemudian, beberapa tujuan penerbitan kebijakan SNAP BI adalah sebagai berikut:

1. Industri Pembayaran yang Sehat

Untuk menciptakan suatu industri dengan sistem pembayaran yang sehat, kompetitif dengan cara yang seharusnya, dan memberi kesempatan kepada pihak ketiga untuk melakukan inovasi.


2. Keamanan Integrasi

Untuk mendorong agar terciptanya integrasi, interkoneksi, interoperabilitas, dan keamanan bagi semua pihak serta keandalan infrastruktur pada sistem pembayaran.


3. Meningkatkan Praktik Pasar yang Efisien

Untuk meningkatkan market practice atau praktik pasar yang lebih sehat dan efisien, serta wajar dalam pelaksanaan sistem pembayaran.


Langkah Penerapan SNAP Bank Indonesia

Untuk menerapkan SNAP BI ada beberapa langkah yang harus diimplementasikan. Berikut adalah beberapa langkah penerapan SNAP BI. 

  • Mendalami dan Memetakan Persyaratan Standar

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami dengan jelas persyaratan apa saja yang ditetapkan oleh Standar Nasional Open API Pembayaran. Anda perlu mempelajari dokumen standar seperti panduan teknis yang dirilis oleh Bank Indonesia.

  • Penyesuaian Infrastruktur dan Sistem

Infrastruktur dan sistem dalam sebuah teknologi merupakan hal yang penting. Anda harus memastikan sistem yang tersedia dapat mendukung penerapan Open API Pembayaran yang sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku.

  • Pengembangan Open API

Ciptakan API yang sesuai dengan SNAP API BI. Dalam prosesnya, pihak ketiga dapat mengakses data dan informasi pembayaran pengguna. Oleh sebab itu, pastikan API dapat memberikan akses tersebut.

  • Perlindungan Keamanan dan Privasi

Perlindungan keamanan dan privasi merupakan hal yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan kenyamanan pengguna. Lakukan berbagai langkah keamanan seperti enkripsi data dan autentikasi pengguna yang kuat. Pastikan data pribadi pengguna berada dalam keamanan yang tinggi.

  • Pengujian dan Sertifikasi

API yang akan digunakan tentu sudah harus melewati pengujian dan tersertifikasi. Pastikan lakukan pengujian dan ajukan permohonan untuk mendapatkan sertifikasi kepada otoritas keuangan yang berwenang agar memenuhi syarat untuk penerapan SNAP BI.

  • Sosialisasi

Semua pihak yang terlibat dalam penggunaan API harus memahami cara penggunaan, manfaat, serta kewajiban terhadap standar. Oleh karena itu, sosialisasikan bagaimana cara penggunaan API dan penerapan SNAP BI.

  • Integrasi Pihak Ketiga

Berikan fasilitas integrasi kepada pihak ketiga untuk dapat mengakses layanan pembayaran lewat API yang telah dikembangkan. Namun, sebelum itu pastikan bahwa pihak ketiga telah memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku untuk dapat mengakses data dan informasi pembayaran.



Manfaat Penerapan Standar Nasional Open API

SNAP API memberikan berbagai manfaat dalam proses pembayaran. Berikut adalah beberapa manfaat penerapan Standar Nasional Open API Pembayaran.


1. Memudahkan Integrasi Antar Sistem Pembayaran 

Open API dirancang agar pihak ketiga dapat mengakses data pembayaran dengan mudah. Sistem ini memberikan kemudahan integrasi bagi penyedia layanan pembayaran dan pihak ketiga.


2. Mendorong Inovasi Layanan Pembayaran Nasional

Open API yang melibatkan pihak ketiga membuat mereka dapat mengembangkan sistem ini agar lebih baik dan lebih responsif. Kebutuhan pengguna dapat lebih cepat terpenuhi yang membuat terbentuknya layanan yang lebih efisien, bervariasi, serta dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.


3. Meningkatkan Aksesibilitas 

Open API yang terintegrasi dengan berbagai layanan pembayaran dapat meningkatkan aksesibilitas untuk melakukan transaksi digital baik bagi bisnis maupun bagi individu. Penyedia layanan pembayaran dapat menyediakan lebih banyak solusi pembayaran agar lebih fleksibel.


4. Menjadikan Transaksi Pembayaran Lebih Efisien. 

Transaksi yang digunakan secara digital dapat diproses dengan lebih cepat dan mudah oleh API yang terintegrasi. Hal ini membuat proses transaksi berjalan lebih efisien dan dapat menghemat waktu.


5. Meningkatkan Keamanan dan Perlindungan Data Pribadi

Salah satu tujuan diterbitkannya SNAP API BI adalah untuk menjamin keamanan data pengguna. Sistem ini memberikan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi dan disepakati semua pihak agar data dalam proses pembayaran dapat terjamin keamanannya.


6. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas 

Untuk memastikan kepatuhan pada peraturan dan memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam industri keuangan, pihak yang berwenang seperti Bank Indonesia dan regulator dapat mengakses data transaksi secara terbuka.


Layanan pembayaran yang terintegrasi kini telah menjadi kebutuhan bagi berbagai bidang bisnis. CRING! Payment Facilitator menyediakan produk dengan berbagai layanan yang terintegrasi melalui API. Anda bisa menggunakan CRING! untuk meningkatkan layanan pembayaran dalam bisnis Anda.




0 komentar

Commentaires


bottom of page